Senin, 19 Mei 2014

Halo tuhan apa kabar????

Selamat malam tuhan???
lama tak bersua,apa kabarmu tuhan???
mari duduk disini tuhan,,,untuk sekedar mendengar keluh kesahku selama ini...
mau minum apa tuhan???
ini secangkir kopi sedikit gula aku persembahkan untukmu...
pahit tuhan????iya maafkan aku, aku tak sempat pergi ke swalayan untuk membeli sebungkus gula sebagai pelengkap minum mu
tak apa kan tuhan???maafkan aku!!
maafkan aku tuhan tak sempat mengabarimu...
sudah lama rasanya tak berjabat tangan denganmu,
sudah terlalu lama rasanya tak ku nikmati tenang disisimu,,,
ini kesempatan bagus tuhan,,,kau sisipkan waktu untuk singgah di teras gubugku.
ya,,,walaupun aku sudah tak punya apa2 namun kau tetap mau luangkan waktumu untukku...terimakasih tuhan...

tuhan...selama ini aku mencarimu,kemana saja engkau selama ini??? jejak mu sulit ku temui tuhan,
aku merasa beruntung hari ini,,begitu banyak yang ingin aku tanyakan kepadamu tuhan,
tentang apa yang aku rasa,tentang apa yang ku alami sejauh ini...
terlampau pahit tuhan,,,ucapanmu terbukti,,,,
mengapa aku merasa selalu dibawah tuhan,,,???akhir2 ini aku selalu jatuh,,,
bertubi-tubi masalah tak mampu kuhadapi...bahkan aku sempat merasa lelah,
iya,,,, memang rasa bersyukurku kurang,belakangan aku berfoya-foya dan bersenang-senang ,tanpa menengok orang disekeliling.
hmmmm.......betapa sombongnya aku dikala itu,betapa ria nya aku di waktu yang lalu.
namun sekarang aku habis tuhan,,,aku susah karena ulahku sendiri..aku menyesal tuhan........

salah,,,jalan hitam yang ku tapaki membuat ku menjadi seperti ini,,,aku sempat kecewa terhadapmu tuhan.
ketika itu aku berlari mencarimu,tapi mana???tak sedikitpun kau tunjukan kebesaranmu,bahkan acap kali ku hina-hina kau tuhan disaat itu..maafkan aku!!aku limbung dan sedikitpun tak percaya tuhan,,tamparanmu terasa.
sungguh terasa.semuanya berjalan cepat, kecerobohanku meruntuhkan segalanya,kuasamu kini terasa tuhan,,,cara menjatuhkan ku nyata,aku menyesal.
dulu aku tak memperdulikan siapapun,bahkan engkau tuhan,aku fokus dengan kesenanganku.......namun sekarang aku butuh uluran tanganmu.
tolong aku tuhan,,aku menyesal dengan caraku,aku trauma dengan ulahku,aku tak ingin kembali kejalan itu.bantu aku tuhan......!!!!!!!!!

andai saja kau mengerti inginku tunjukan caramu tuhan,,,,agar aku bisa kembali ke kehidupan seperti dulu disaat aku dekat denganmu. iya aku merindukan tenang seperti dulu,tanpa beban berat yang harus ku pikul sendiri seperti saat ini,

tuhan waktu menunjukan pukul 04.11,,itu pertanda kewajibanku menyambangi rumahmu,, bolehkan aku menginjakkan kaki dirumahmu tuhan??setelah sekian lama aku lupa denganmu???
seandainya iya,tolong bukakan pintu rumahmu untukku ,,,tuntun aku,,bawa aku kejalan yang kau ridhoi,,,,tuntun aku tuhan,,aku ingin kerumahmu....sebagai wujud terima kasih ku setelah berjam-jam kau mendengar dan mencermati perjalan hidupku,,,,



Jumat, 18 April 2014

secarik surat untuk mu (tuhan)

Bahkan sesekali menghujam ulu hati ,jika ku mengingat kejadian itu,sungguh MIRIS,,tuhan tetap enggan berikan petunjuk yg selama ini aku harapkan,,,adilkah????ditengah kesusahan masih saja tuhan menghadiahiku ujian berat yg tak semestinya aku jalani,,,,namun inilah kenyataan yg harus ku terima,,sedikit diluar nalar jika ku menelaah apa yg seharusnya dan apa yg semestinya aku lakukan di kemudian hari,,,,aku sudah jatuh,,,,aku tak punya apa2 lagi,,,bahkan untuk berjalanpun aku tertatih2,,,bahkan untuk bernafaspun aku tersendat sendat,,,IYA,,,,,,,,jalan hitam yg ku tapaki membuat ku semakin mengerti apa yg tuhan harapkan dariku,,,ini salahku aku lupa namun apakah mungkin tuhan memaafkan semua dosa dosaku karena acap kali ku maki tuhan,,karena sering kali ku umpat tuhan,,iya aku keterlaluan,,,semua itu ku lakukan diluar kesadaranku hanya emosi menggebu yg melilitku,,,aku tak tau,,,seberapa besar dosa2 ku,,tak terhitung mungkin,,,seluas lautanmu kah???entahlah,,,aku tak tau harus seperti apa,,,semangat yg ku tanam sedari dulu kini terkikis oleh jeratan luka yg tak kunjung usai,,,,perjalanan ini seperti mimpi,,,semua begitu cepat terjadi,,kapan awal aku tak tau,begitupun akhir,,,aku masih menantinya,,

Senin, 31 Maret 2014

Entahlah

Entahlah,,, pagi ini aku malas,,yang ku tatap hanya segelintir semut di atas meja kerja ku saja,,
,yang sedari tadi riuh ramai mengitari gelas sisa kopi ku semalam,,
apa yg ada dibenak mereka????entahlah,,,mereka tak tau apa-apa tentang semua ini.seandainya saja  mereka tau,betapa kotornya sosok mahluk dihadapan mereka(aku) ,mungkin mereka akan jijik berada disini...dan bergegas pergi meninggalkan tempat ini....
entahlah .......dengan entengnya mereka meneriaki teman2nya yg jauh di persimpangan sana.....(santapan lezat. santapan lezat) masa bodoh,,,,tanpa memikirkan sedikitpun apa yg aku rasakan saat ini,iya,,, mereka tetap asyik dgn kegiatannya,,,,,sedangkan aku?????entahlah....
jangankan semut,penciptanya saja... enggan mendengar keluh kesahku" ,,
iya jangankan semut,penciptanya saja masa bodoh dgn tangis lirih ku" ,,
...tuhan selalu menolak uluran tanganku,dan doa2ku selalu di anggap sampah,keluh kesahku selalu di anggap angin lalu,bahkan rengekanku dia anggap berpura-pura,,,,,,,,
laknatkah????atau ini suatu pembelajaran yg tuhan berikan untukku, agar aku mengerti tentang pembenaran yg sebenarnya dan faham akan keberadaannya,,,,,,,

iya,,,aku akui aku memang pendosa,,,,aku akui selama ini aku lupa,,,iya aku sadar,,sudah lama tak kusambangi rumahnya(tuhan),,,tapi mengapa???tuhan selalu menghadiahi ku luka,,,bertubi-tubi tuhan menghujaniku duka,,,ditengah perjalanan taubatku yg sedikit demi sedikit aku jalankan,,,ditengah  penghapusan hitamku yg selama ini mengikat kuat ruang gerakku,,,,

lalu skenario apa ini?????entahlah..........
mungkin tuhan masih membenciku,,,,dan aku masih menunggu keajaibannnya,seperti keajaiban yg dia torehkan terhadap mahluk-mahluk  yg dia cintai,,,,dan aku masih menanti kasih sayangnya,seperti kasih sayang yg dia berikan kepada mahluk-mahluk pilihannya,,,,namun jika boleh aku berujar,sampai kapan aku menunggu????sampai kapan aku bersabar????aku lelah tuhan,,beban yg ku pikul semakin berat,,,aku butuh petunjukmu,,
mana?????mana petunjukmu????selama ini hanya samar yang terlihat,,,selama ini hanya sebatas bias tak jelas,,tanpa sedikitpun menunjukan dimana titik cerah mu,. tuhan,,,,ini sudah terlalu lama mengendap, dan sampai saat ini,,,, belum juga ku temukan suatu titik yg aku mau...karena seharusnya lah dititik itulah aku pijakan kaki ku,,,,,karna ku yakin di titik itulah aku mampu menjadi pribadi yg kau cintai,,,begitupun sebaliknya.,aku menantinya tuhan..