Jumat, 18 April 2014
secarik surat untuk mu (tuhan)
Bahkan sesekali menghujam ulu hati ,jika ku mengingat kejadian itu,sungguh MIRIS,,tuhan tetap enggan berikan petunjuk yg selama ini aku harapkan,,,adilkah????ditengah kesusahan masih saja tuhan menghadiahiku ujian berat yg tak semestinya aku jalani,,,,namun inilah kenyataan yg harus ku terima,,sedikit diluar nalar jika ku menelaah apa yg seharusnya dan apa yg semestinya aku lakukan di kemudian hari,,,,aku sudah jatuh,,,,aku tak punya apa2 lagi,,,bahkan untuk berjalanpun aku tertatih2,,,bahkan untuk bernafaspun aku tersendat sendat,,,IYA,,,,,,,,jalan hitam yg ku tapaki membuat ku semakin mengerti apa yg tuhan harapkan dariku,,,ini salahku aku lupa namun apakah mungkin tuhan memaafkan semua dosa dosaku karena acap kali ku maki tuhan,,karena sering kali ku umpat tuhan,,iya aku keterlaluan,,,semua itu ku lakukan diluar kesadaranku hanya emosi menggebu yg melilitku,,,aku tak tau,,,seberapa besar dosa2 ku,,tak terhitung mungkin,,,seluas lautanmu kah???entahlah,,,aku tak tau harus seperti apa,,,semangat yg ku tanam sedari dulu kini terkikis oleh jeratan luka yg tak kunjung usai,,,,perjalanan ini seperti mimpi,,,semua begitu cepat terjadi,,kapan awal aku tak tau,begitupun akhir,,,aku masih menantinya,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar